Membawa Bollywood Menuju Pengakuan Internasional Oleh Pemerintah India

Membawa Bollywood menuju pengakuan Internasional bukanlah sebuah perkara mudah, sehingga pemerintah India harus bekerja ekstra keras. Industri perfilman di negara tersebut terkumpul dalam satu istilah yaitu Bollywood, kini telah menunjukkan bahwa ia bisa bertahan selama dua ratus tahun lamanya, yang sama eksis nya dengan Situs Dominoqq online uang asli hingga saat ini.

Pertumbuhan Bollywood paling signifikan dapat kita rasakan hingga menyentuh angka setidaknya sembilan dekade terakhir menuju tahun sekarang. Sebuah lakon drama yang digelar secara sederhana, kini telah bermetamorfosis menjadi suatu kerajaan bisnis raksasa yang bercabang serta punya genre luas.

Membawa Bollywood Menuju Pengakuan Internasional Oleh Pemerintah India

Ia juga menjadi salah satu ladang uang terbesar dalam hal jual beli lisensi penyiaran film karena telah menghasilkan setidaknya 27 ribu judul drama. Belum cukup sampai situ, mereka juga memiliki beribu – ribu judul film dokumenter pendek yang mungkin tidak masuk dalam radar teater internasional namun nyata adanya.

Pasca pengakuannya oleh masyarakat global akan kualitas film India, industri Bollywood semakin berbenah diri untuk meningkatkan mutu dari segala sisi. Mereka juga berusaha memperbaiki infrastruktur di dalamnya mencakup hal seperti pemodalan, strategi marketing, hingga rantai pendistribusian yang lebih ringkas untuk membuat segala sesuatunya jadi lebih terjangkau bagi konsumen.

India sedang menunjukkan kemajuan pesat dari berbagai faktor selama beberapa tahun terakhir, katakanlah yang paling menonjol yaitu bidang perjudian poker online. Sejumlah taipan dari negara bombay tersebut bahkan rela menggelontorkan dana investasi yang nilainya jutaan hingga miliaran dollar AS hanya demi mengangkat derajat serta meraih pengakuan dalam niat seriusnya memajukan teknologi lokal.

Membawa Bollywood Menuju Pengakuan Internasional Semakin Menuju Titik Terang

Setali tiga uang dengan industri lainnya, sejumlah sineas pun berniat membawa Bollywood menuju pengakuan internasional dan semakin memperlihatkan titik terangnya. Ekspor film India pun jauh melebihi kapasitas secara besar – besaran sehingga mengalahkan pendistribusian dalam negeri setempat.

Mereka boleh terbilang sangat berhasil dalam memajukan faktor barang, jasa, teknologi, permodalan, hingga sumber daya manusia alias people power. Apabila pengusaha luar negeri mulai tertarik untuk menanamkan modalnya dalam jumlah besar, bukan tidak mungkin bahwa di masa depan Bollywood akan mengungguli Hollywood dari berbagai sisi dan muncul sebagai raksasa baru serta menjadi mercusuar perfilman.

Membawa Bollywood Menuju Pengakuan Internasional Semakin Menuju Titik Terang

Berdasarkan cerita asli sejarahnya, India adalah negara pertama kali merasakan melek sinema yaitu tepatnya pada 1896 silam. Itu adalah tepat satu tahun setelah gemparnya penemuan kamera di Prancis oleh Lumiere bersaudara, dan memamerkan hasil penemuannya di kota Mumbai, yang jaman dulu kala masih bernama Bombay.

Dari situlah asal kata Bollywood mulai terbentuk, meskipun pada masanya ia masih merupakan bagian dari tanah jajahan Inggris secara resmi. Beberapa saat kemudian, mulailah pemutaran enam film perdana dalam durasi yang cukup pendek, namun berhasil memuaskan para penduduk maupun pengamat revolusi industri di daerahnya.

Film bisu pertama kali diputar pada 1913, memiliki judul King Harishchandra dan berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan setelahnya. Belasan tahun kemudian, 1935 menjadi tonggak sejarah karena pertama kalinya terbentuk Kongres Produser Film India sehingga pemerintah menyetujui pengadaan Badan Pertimbangan Perfilman.

Segalanya Bermula Dari Festival Film India di Mumbai

Semenjak 1952, impian untuk membawa Bollywood menuju pengakuan internasional telah berulang kali dicetuskan dalam acara Festival Film India. Lanjut ke tahun berikutnya, acara ini mulai dilaksanakan secara rutin menggunakan metode annual pada 1974, berujung pada keputusan pemerintah kembali untuk mengadakan regulasi melahirkan sebuah UU Perfilman serta UU Hak Cipta.

Pada saat itu, India sangat rajin menelurkan film mencapai lebih dari 400 judul setiap tahunnya, sehingga mengantarkan Mumbai sebagai kota produsen film terbesar di dunia. Bollywood pun sebenarnya telah mengalami sejumlah perubahan besar terhitung dari pertama kali ia muncul ke muka bumi dan bergeser tradisinya.

Membawa Bollywood Menuju Pengakuan Internasional Bermula Dari Festival Film India

Pada tahun 1990 awal, Bollywood terus mengadakan kerjasama antara industri lokal dan global, sehingga pengetahuan mereka jadi lebih luas. Pertukaran wawasan pun tak terhindarkan lagi, bahkan beberapa warga keturunan India kini berhasil mengukuhkan namanya menjadi salah satu perusahaan rumah film terbesar di Indonesia seperti misalnya hasil besutan Ram Punjabi.

Strategi pemerintah India dulu lebih menekankan pada kuantitas sebab mereka yakin bahwa pengulangan akan meningkatkan kemampuan. Era 90 an mencatat bahwa India tembus rekor dengan pencapaian produksi film mencapai 100 judul per tahunnya sehingga seluruh mata dunia mulai tertuju terhadapnya.

Menariknya, setelah reputasinya mulai diakui secara perlahan di kancah internasional, sineas lokal India mulai mengalami perpecahan. Mereka menolak untuk men-generalisir film India dengan sebutan Bollywood, dan berpendapat bahwa sejatinya ada empat pembagian besar mulai dari sinema regional, diaspora, paralel, hingga film khusus bahasa Hindia.